Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal


Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal




Objek budaya lokal dan material serta teknik khas daerah merupakan potensi yang harus dikembangkan sehingga lestari dan menjadi manfaat bagi daerah. Salah satu kekayaan pengembangan objek budaya lokal adalah melalui pengembangan kerajinan. Proses perancangan kerajinan diawali diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan ,dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi. Ide kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduks dan siap dijual. Objek budaya lokal dapat berupa objek 2 (dua) dimensi seperti relief dan motif, atau 3 (tiga) dimensi seperti bangunan, alat musik, dan senjata.


1.Pencarian Ide Produk
Pengetahuan dan apresiasi kita terhadap berbagai kekayaan objek buday lokal di daerah setempat, pakaian tradisional, rumah adat, senjata tradisional, alat musik dan lain-lain dapat mendorong munculnya ide untuk pembuatan produk kerajinan. Ide bisa muncul  secara tidak beraturan, dan tidak lengkap namun dapat juga muncul secara utuh. Untuk memudahkan pencarian ide atau gagasan untuk rancangan kerajinan objek budaya lokal, mulailah dengan memikirkan hal-hal dibawah ini.
  • Objek budaya lokal apa yang akan menjadi inspirasi?
  •  Produk kerajinan apa yang akan dibuat?
  • Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan terssebut?
  • Bahan/material apa saja yang akan dipakai?
  • Warna dan/atau motif apayang akan digunakan?
  • Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan
  • Alat apa yang dibutuhkan?

2. Membuat Gambar/Sketsa
Ide-ide produk, rencana atau rancangan dari produk kerajinan digambarkan atau dibuatkan sketsanya agar ide yang abstrak menjadi terwujud. Ide-ide rancangan dapat digambarkan pada sebuah buku atau lembaran kertas, dengan menggunakan pensil, spidol, atau bolpoin dan sebaiknya hindari penghapus

3.Pilih Ide Terbaik
Setelah anda menghasilkan banyak ide-ide dan menggambarkannya dengan sketsa, mulai pertimbangkan ide mana yang paling baik, menyenangkan dan memungkinkan untuk dibuat.

4.Prototyping atau Membuat Studi Model
Sketsa ide yang dibuat pada tahap-tahap sesbelumnya adalah format dua dimensi. Artinya hanya digunakan pada bidang datar. Kerajinan yang akan dibuat berbentuk tiga dimensi. Maka, studi bentuk selanjutnya dilakukan dalam format tiga dimensi, yaitu dengan studi model. Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

5.Perencanaan Produksi
              Prosedur dan langkah-langkah kerja dituliskan secara jelas dan detail agar pelaksanaan produksi dapat dilakukan dengan mudah dan terencana.
a. Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal
Tahapan produksi secara umum dibagi atas pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing. Kelancaran produksi juga ditentukan oleh cara kerja yang memperhatikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Upaya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja bergantung pada bahan, alat, dan proses produksi yang digunakan pada proses produksi.


b. Kemasan Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya  Lokal


Kemasan untuk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari kerusakan serta memberikan kemudahan membawa  dari tempat produksi hingga sampai ke konsumen. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik, dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut. Fungsi kemasan didukung oleh pemlihan bentuk, warna, teks, dan grafik yang tepat. Kemasan dapat dibagi menjadi 3(tiga), kemasan primer, kemasan sekunder, kemasan tersier. Kemasan yang melekat pada produk disebut kemasan primer. Kemasan sekunder untuk berisi beberapa keasan primer yang berisi produk. Kemasan untuk distribusi disebut kemasan tersier. Pada kemasan kerajinan dengan inspirasi budaya, dapat ditambahkan label atau lembaran keterangan yang berisi informasi tentang budaya lokal yang menjadi inspirasi.

(http://baguswahyu11.blogspot.co.id/)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Evaluasi Hasil Kegiatan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal

Jenis Beragam Tanaman Hias